Lima dari 10 Film Natal Terburuk Versi ‘Time’0 Comments

By ZonaSelebriti.com
Posted on 26 Dec 2009 at 9:23am
Ernest Save Chrismas

Ernest Save Chrismas

Film Natal identik dengan adegan mengharukan dan membahagiakan. Tapi, ada garis tipis yang membatasi adegan mengharukan dengan adegan membosankan. Kritikus film dari Majalah ‘Time’, Richard Corliss, membuat list 10 film Natal terburuk.

Ini lima di antaranya:

1. Ernest Save Chrismas (1988)
Berkisah tentang Ernest P. Worrel, seorang warga desa dan John P Cherry seorang pedagang kecil. Suatu hari Ernresst yang baru saja datang ke kota bekerja sebagai supir taksi. Dia punya misi bisa menggantikan Santa. Di sinilah adegan yang membosankan dimulai tentang apa saja dari nyanyian sampai pohon natal.

2. The Preacher’s Wife (1996)
Sebuah cerita tentang seorang pria yang mencoba menyelesaikan problem pribadinya dengan cara yang tidak masuk akal di tahun 1947. Film ini disutradarai oleh Penny Marshall. Washington sempat menempatkan film ini di peringkat atas.

3. D Seuss’ How the Grinch Stole Chrismas (2003)
Jim Carrey 100% yakin bisa meraih simpati dunia. Tetapi dia juga harus menarik perhatian untuk unjuk muka ketika dia bermain the Grinch, sebuah film animasi garapan Chuck Jones pada 1966.

Sutradara film ini berusaha mengeluarkan komedi dalam film ini. Tapi, film ini sebagian besar menampilah akting ‘gila’ Grinch dari awal hingga akhir. Meski demikian film ini merupakan masterpiece yang dibandingkan dengan debut Dr. Seuss selanjutnya dalam film ‘The Cat in the Hat with Mike Myers’.

4. Fred Claus (2007)
Film ini berkisah tentang adanya krisis ekonomi di belahan bumi utara. Santa mencari dana talangan dari wakil rakyat. Bukan rahasia lagi, namun menjelang Christmas, Mr. Claus terlihat stres.

Anda mungkin akan terkejut dengan guyonan-guyonan cerdas yang muncul dalam film tersebut. Namun, Fred Claus merusak harapan tersebut. Penampilan Vaughn di film itu membuat tampil berlebihan.

5. An American Carol
Preston Stugers membuat sebuah film berjudul ‘Christmas in July’. Rankin dan Bass memanfaatkan properti film tersebut untuk menggarap film ‘Rudolph and Frosty’S Christmas in July’. Hal tersebut membuat David Sucker marah besar, itu merupakan bentuk serangan Presiden Bush terhadap Irak.

• VIVAnews

Read Also
Advertisement

Leave a Reply