Alamak, Kate Moss Keriput di Paris Fashion Week0 Comments

By ZonaSelebriti.com
Posted on 11 Mar 2011 at 10:33am
Kate Moss

Kate Moss

KATE Moss terkenal sebagai supermodel yang paling sulit mengikuti aturan, dan senang mengabaikan larangan. Terbukti, saat “No Smoking Day”, Kate justru terang-terangan merokok di atas catwalk.

Saat berlenggok di catwalk untuk brand ternama Louis Vuitton (LV) di ajang Paris Fashion Week, Kate menunjukkan kebiasaan buruknya, dan membuktikan dia masih cocok mengenakan hot pants ketat dan sepatu bot bertali penuh gaya.

Tunangan Jamie Hince yang kembali berlenggok di atas catwalk setelah istirahat selama tiga tahun di dunia modeling itu merupakan pilihan yang sempurna untuk menutup ajang bergengsi dengan tema hari tanpa rokok. Sehingga membuat banyak orang bersorak saat dia teatrikal meniup asap rokok di atas panggung.

Sementara Marc Jacobs luput dalam peristiwa yang sangat bergaya itu, setelah sebelumnya melakukan casting supermodel Naomi Campbell, Amber Valetta, Carolyn Murphy, dan Maria Carla. Demikian yang dinukil dari Dailymail, Kamis (10/3/2011).

Kendati masih tampil sempurna, namun Anda bisa melihat akibat dari kebiasaan buruk Kate, merokok. Di mana saat dia berlenggok di catwalk, tampak pahanya dipenuhi selulit yang membentuk kulit jeruk. Tak hanya itu saja, kulit wajah wanita blonde ini pun tampak keriput.

Dalam pergelaran yang memiliki alur cerita itu, tuan rumah mengenakan seragam pelayan Prancis dan mengacungkan piring-piring dengan makanan kecil di atasnya, dan membuka vodka yang mengantar tamu ke sebuah tenda dalam hotel remang-remang di Paris.

Acara ini menampilkan model yang muncul dari lift darurat yang dihadiri oleh para porter, sementara mereka melangkah menuruni catwalk dengan tangan diborgol, dan dilengkapi tas tangan, sepatu higheels setinggi 13 cm.

Dilengkapi mantel berbentuk wol, dan mantel kulit licin yang dikenakan dengan stoking setinggi paha, Kate memamerkan bustier hitam bermotif garis-garis yang dikenakannya.

Di ajang lain, gaun hitam bordir dengan payet yang dikenakannya tidak terlalu membuat supermodel ini merasa bersalah, sampai dia berbelok, dan menampilkan pergelangan tangannya yang terikat borgol.

Desainer para bintang Marc Jacobs mengatakan, tak pernah merasa puas dengan keinginan publik untuk segalanya terhadap logo LV yang memicu ide untuk koleksi tersebut.

“Ada keinginan gila, hampir tidak rasional untuk benda-benda ini, hal-hal yang kita ciptakan,” kata Jacobs saat wawancara dengan wartawan di belakang panggung.

“Kami berpikir tentang obsesi, fetisisme, dan kami pikir tentang hotel tua, dengan pelayan, dan semua urusan yang masuk di sana, kejahatan dan skandal. Dan kita hanya ingin mengungkapkan semua makhluk luar biasa yang melewatinya,” tutupnya.

sumber : Chaerunnisa – Okezone

Read Also
Advertisement

Leave a Reply