Guci untuk Dekorasi Interior0 Comments

By ZonaSelebriti.com
Posted on 31 Mar 2011 at 9:07am
Guci untuk Dekorasi Interior

Guci untuk Dekorasi Interior

GUCI tidak hanya berfungsi sebagai pengisi sudut ruang yang kosong. Elemen dekorasi ini juga mampu mengubah tatanan ruang Anda menjadi lebih ciamik.

Guci bukan sembarang aksesori. Salah satu elemen interior ini bisa lho mengubah tatanan rumah Anda yang terlihat biasa menjadi tampak lebih menarik. Apalagi bila diletakkan di sudut ruang tamu Anda yang kosong. Bukan tidak mungkin guci malah menjadi point of interest di ruang tersebut.

Namun, penataan guci sering kali jarang kita perhatikan dengan baik. Malah terkadang kita meletakkan guci secara sembarangan dan menumpuknya di sudut atau area yang masih terlihat kosong.

Hasilnya, konsep ruang menjadi berantakan dan sempit. Kalau begitu, bagaimana sebaiknya kita menata guci? Arsitek Briyan Talaosa menuturkan, sebagaimana aksesori lain pada interior, guci yang saat ini kerap digunakan oleh banyak orang pun sebenarnya bukan sekadar pengisi kekosongan sudut ruangan.

Elemen ini dapat pula dijadikan penghias ruang yang cukup eksentrik dan berkesan oriental. Untuk itu, meletakkan guci tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada beberapa trik khusus yang dapat Anda lakukan agar tampilannya tidak hanya menarik, tapi juga fungsional.

Yang pertama dikaitkan dengan luas ruangan. Briyan menerangkan, dimensi serta ukuran guci yang sangat beragam membutuhkan kecermatan si pengguna dalam meletakkannya sebagai ornamen atau hiasan di dalam ruangan. Dalam arti, jangan karena ruangannya luas, lantas Anda bisa dengan bebas meletakkan guci di mana saja tanpa ada perencanaan yang matang.

Ambil contoh, sebut dia, ketika ukuran guci itu cukup besar, maka sebaiknya guci diletakkan di lantai, berdiri berdampingan dengan meja konsol atau sisi kabinet. Guci di sini berfungsi sebagai pengakhiran atau hanya sebagai pengisi kekosongan.

Berbeda ketika dimensi atau ukuran guci kecil, maka perlakuannya bisa sama dengan aksesori lain, seperti bingkai. Anda dapat meletakkan guci berdampingan dengan bingkai yang berada di atas meja konsol.

Hal serupa dikatakan desainer interior Annabelle Clarissa. Dia mengungkapkan, guci bisa dijadikan salah satu point of view dalam suatu ruangan. Hanya, yang perlu Anda lakukan adalah menyediakan space atau corner yang bisa diolah sehingga guci bisa diolah menjadi artwork yang dapat mempercantik ruangan.

Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah komposisi. Guci pun sebenarnya tidak hanya dapat tampil sendiri. Malah terkadang sejumlah orang men-display guci dalam jumlah yang lebih dari satu.

Hanya, supaya tampilannya tidak merusak estetika ruangan, beberapa guci itu mesti diatur. Caranya, Briyan menyarankan, bisa menyusunnya sesuai dengan ukuran ketinggian si guci itu sendiri. Misalnya guci yang berukuran tinggi diletakkan di bagian belakang dan yang rendah pada bagian depan agar tetap terlihat detail ornamen serta warna guci tersebut.

Alternatif komposisi lain tentu dengan pengaturan barang yang dikelompokkan. Caranya bisa dengan mengambil sesuai bentuk atau dari warnanya yang sama. Atau bisa juga dengan mengatur dari mana guci itu berasal dan tahun pembuatannya sehingga menjadi nilai historis tersendiri bagi si pemilik. Lalu setelah ditentukan pengelompokannya, langkah selanjutnya adalah dengan mengatur komposisi displaynya.

“Untuk mengatur display-nya, guci tidak harus selalu berada di pojok ruangan. Guci bisa saja diletakkan di tengah ruangan sehingga selain jadi pemanis ruang yang cantik, elemen ini juga dapat menjadi primadona di ruangan tersebut,” ujar Anabelle dari Artura Insanindo.

Guci idealnya ada pada rumah bergaya oriental atau etnik. Kendati demikian, guci tidak selamanya milik konsep oriental ataupun etnik. Anda yang cerdas sebenarnya bisa menerapkan guci di luar konsep yang sudah umum. Sebab, guci itu sendirilah yang justru menjadi focal point pada sudut ruangan tersebut.

“Intinya, tidak ada satu aksesori pun yang diharamkan untuk digabungkan pada gaya interior tertentu, sepanjang masih tercipta harmonisasi dengan unsur-unsur lain pada desain Anda itu,” kata Briyan.

sumber : SINDO//nsa okezone

Read Also
Advertisement

Leave a Reply