Kilau Berlian Harry Winston0 Comments

By ZonaSelebriti.com
Posted on 26 Jan 2011 at 1:51pm
Koleksi Harry Winston

Koleksi Harry Winston

DI dunia mode, sepatu paling glamor identik dengan nama Christian Louboutin, Manolo Blahnik, ataupun Roger Vivier. Namun, bila berbicara tentang berlian, Harry Winston adalah nama yang memberikan jaminan kualitas dan eksklusivitas.

Karpet merah Golden Globes 2011 berkilau bukan hanya karena para bintang Hollywood yang berjalan di atasnya, juga karena untaian berlian yang menghiasi leher, pergelangan tangan, telinga, ataupun jari selebriti. Jennifer Lopez menegaskan pepatah “Diamond is a girl best friend” dengan menggunakan berlian Harry Winston senilai USD5 juta berupa cincin berlian 7 karat, bros, anting, dan gelang. Tak hanya J-Lo, “Bond Girl” Halle Berry pun tampil glamor menggunakan gaun Nina Ricci yang dilengkapi lima tumpuk gelang berlian Harry Winston senilai USD2,5 juta serta giwang berlian 3 karat.

“Saya suka Harry Winston!” ujar Berry, sembari memamerkan gelangnya ke kamera. Bukan hal aneh bila selebriti Hollywood mengenakan Harry Winston sebagai perhiasan mereka di ajang karpet merah ataupun pesta eksklusif. Pasalnya, Harry Winston merupakan label yang berasosiasi dengan istilah finest jewelery alias perhiasan terbaik, bukan hanya dari segi kualitas, juga dari sisi sejarah yang bisa ditelusuri hingga tahun 1896, saat Jacob Winston pertama kali memulai bisnis perhiasan di Amerika, setelah hijrah dari Ukraina.

Sejak kecil, Harry Winston sudah terbiasa dengan perhiasan. Matanya jeli dalam menilai batu mulia berkat sering membatu ayahnya bekerja dengan perhiasan di workshop. Mata jeli Winston terbukti saat berusia 12 tahun. Pada waktu itu, Winston menyadari ada cincin emerald 2 karat yang dijual di toko barang bekas. Pria kelahiran 1 Maret 1896 itu pun membeli cincin tersebut senilai 25 sen dan menjualnya dua hari kemudian seharga USD800. Berbekal mata jeli dan intuisi bisnis tajam, Winston terus mengembangkan bisnis yang diwarisi sang ayah. Namun, cikal bakal kerajaan perhiasan Winston dimulai saat dirinya mengakuisisi koleksi perhiasan Arabella Huntington, istri pebisnis Henry Huntington.

Koleksi perhiasan yang dimiliki Arabella cukup prestisius kendati bergaya old-fashion. Winston pun kemudian mendesain ulang perhiasan-perhiasan tersebut dan membuatnya lebih bergaya kontemporer. Hal itu yang kemudian menjadikannya sebagai salah satu perancang perhiasan terkenal di Amerika.

Dari koleksi perhiasan Arabelle Huntington, kerajaan bisnis Winston dengan bendera Harry Winston Diamond Corporation terus berkembang. Label Harry Winston menjadi identik dengan koleksi perhiasan prestisius, terutama dengan ragam berlian terkenal yang termasuk dalam koleksi perhiasan miliknya. Winston meninggal pada 28 Desember 1978, tetapi kerajaan bisnisnya terus mendulang sukses di bawah kepemimpinan putra pertamanya, Ronald Winston.

Saat ini, Harry Winston memiliki delapan toko eksklusif di seluruh kota besar di Amerika, termasuk New York, Beverly Hills, Las Vegas, dan Chicago, serta 12 butik di luar negeri, yakni di Paris, London, New Delhi, Tokyo, Taipei, Beijing, Hong Kong, dan Singapura.
Nama Harry Winston termasuk ke dalam jajaran pemain besar di dunia perhiasan karena koleksi berlian yang dimilikinya. Salah satu yang paling terkenal adalah Hope Diamond berwarna biru kelabu bernilai 45,52 karat, yang kemudian disumbangkan ke Smithsonian Institution pada 1958. Winston telah memiliki berlian tersebut selama 10 tahun sebelum disumbangkan. Adapun pada 1963 Winston menjual berlian antik, Portugese Diamond, kepada Smithsonian Institution.

Berlian tersebut bernilai 127,01 karat. Berlian-berlian lain yang juga termasuk dalam koleksi penting Harry Winston adalah “Anastasia”, tiga batu emerald berpotongan sempurna yang dipotong oleh Winston dari berlian besar milik Anastasia Nikolaevna, putri Tsar Nicholas II dari Rusia. Winston juga memiliki berlian antik bernama “Ashoka”, senilai 42,47 karat, yang dibelinya dari pedagang berlian suku Indian pada 1947.
Salah satu berlian tertua yang dimiliki Winston adalah “The Idol’s Eye”. Berlian antik senilai 70,20 karat berwarna biru tersebut pertama kali terlihat pada tahun 1607 sebagai barang sitaan dari Pangeran Persia bernama Ragab. Berlian tersebut kemudian dibeli oleh Sultan Abdul Hamid II, yang juga memiliki The Hope dan Star of the East.

Ketiga berlian tersebut dicuri dari tangan Sultan dan dijual ke pasar gelap di Prancis. “The Idol’s Eye” baru terlihat lagi dalam sebuah pelelangan di Paris pada tahun 1909 dan berpindah tangan kepada seorang bangsawan Spanyol. Winston membeli berlian tersebut pada tahun 1946 dari seorang pedagang berlian asal Belanda. Winston menjual The Idol’s Eye kepada putri pendiri Denver Post, May Bonfils Stanton, pada 1947 dalam bentuk kalung, dengan tambahan 68 berlian kecil di sekelilingnya.

Ronald Winston, sang pewaris, kini tengah menyetir kerajaan bisnis ayahnya ke arah yang berbeda. Berpartner dengan Peter Lamm dari Fenway Partner, Ronald bermaksud membawa Harry Winston lebih mendunia dengan memperluas bisnis di Asia.

“Kami ingin memberikan alternatif dengan menjual lini perhiasan dengan harga yang lebih terjangkau,” kata Ronald, menyebutkan lini baru tersebut memiliki harga awal USD4000, lebih rendah daripada lini utama Harry Winston yang memiliki “entry point” atau harga awal USD6.000.

sumber : Puslitbang Sindo//tty okezone

Read Also
Advertisement

Leave a Reply