Langsing dengan Akupunktur Tanam Benang0 Comments

By ZonaSelebriti.com
Posted on 16 Mar 2011 at 10:07am
Akupunktur tanam benang

Akupunktur tanam benang

SELAMA ini, kebanyakan orang lebih familiar dengan akupunktur pelangsingan dengan metode jarum. Kini, ada treatment lain yang lebih efisien, tanam benang (cutgut remedy).

Akupunktur tanam benang merupakan metode yang efektif, aman, dan praktis. Metode ini dilaksanakan dengan dasar teori akupunktur konvensional, namun menggunakan standar keamanan sesuai metode kedokteran modern.

Metode ini efisien karena Anda yang tidak memiliki banyak waktu bisa hanya sekali hingga beberapa kali treatment
saja untuk meraih hasil yang maksimal. Yaitu, berat badan ideal. Sementara tusuk jarum harus terus-menerus melakukan treatment.

“Sebenarnya (tanam benang) bukan sesuatu yang baru, metode ini sudah lama sekali. Tapi dulu jarum yang ditanam. Namun karena sekarang banyak orang, terutama para eksekutif tidak memiliki banyak waktu, maka metode ini sangat efisien untuk mereka. Karena tidak perlu datang satu sampai tiga kali per minggu, membuat metode ini pas bagi mereka yang supersibuk,” kata dr Sonya Go, owner Sonya Natural Holistic Centre ditemui saat peresmian Sonya Natural Holistic Centre, Cipete, Jakarta Selatan, Selasa (15/3/2011).

Sama seperti akupunktur pelangsingan biasa, akupunktur tanam benang memakai benang sebagai media perantaranya. Benang yang ditanam adalah benang yang dapat diserap tubuh yang biasa digunakan dalam tindakan bedah, dinamakan cutgut.

“Benangnya adalah benang operasi yang biasa digunakan untuk tindakan operasi,” papar Dr Silvia Halim, salah seorang therapist di Sonya Natural Holistic Centre.

Benang yang ditanam biasanya sepanjang 2 cm, ditanam ke dalam jaringan di bawah kulit pada titik-titik akupunktur yang telah dipilih oleh akupunkturis, dan penanamannya tetap menggunakan bantuan jarum. Caranya sangat mudah yaitu benang akan dimasukkan ke titik-titik akupuntur dengan sebuah jarum khusus.  Di ujung jarum, benang dimasukkan, ditanam ke titik akupunktur, lalu jarum ditarik kembali.

Selanjutnya, benang akan tetap tertinggal di titik-titik akupuntur yang sudah dipilih akupunkturis. Benang yang ditanam akan terus tertinggal di dalam tubuh sampai menyatu dengan otot. Benang yang sudah ditanam tidak perlu lagi dicabut.

Akupuntur tanam benang lebih praktis dan hasilnya lebih efektif, karena dengan masuknya benang ke dalam titik-titik akupuntur, stimulasi atau rangsangan akan berjalan lebih lama dan maksimal, sehingga benang tersebut akan menstimulasi titik akupunktur secara terus-menerus sampai benang catgut itu habis diserap tubuh selama 2-3 minggu.

Perawatan akupunktur tanam benang hanya berlangsung sekitar 30 menit–1 jam, namun efeknya bisa mencapai satu bulan.

“Bila benang diserap tubuh dengan cepat, maka dua minggu ke sini (klinik) lagi. Lalu seminggu sekali dipantau, dan tetap konsultasi,” papar Sonya.

Lebih lanjut, Sonya mengungkapkan, treatment ini bukan sekadar tanam benang. Namun juga dipantau gaya hidup, cara makan, dan sebagainya.

“Sehingga jadi pola hidup yang baru, jadi tidak perlu diet seumur hidup,” imbau Sonya.

Tertarik? Anda hanya perlu merogoh kocek Rp2.800.000 per sekali treatment untuk membuat hidup lebih sehat.

sumber : Chaerunnisa – Okezone

Read Also
Advertisement

Leave a Reply