Saat Fashion Terhalang Isu0 Comments

By ZonaSelebriti.com
Posted on 14 Mar 2011 at 9:43am
John Galliano

John Galliano

BEBERAPA waktu lalu berita-berita besar menghiasi dunia mode, mulai dari berita pernikahan Kate Middleton juga Kate Moss hingga skandal John Galliano yang mendominasi pemberitaan, sementara fashion itu sendiri, tersisih.

Di hampir setiap media besar yang mendedikasikan diri bagi mode; New York Times, Telegraph, majalah-majalah mode papan atas seperti Vogue, Bazaar, InStyle, bahkan situs mode WWD, semua memberitakan topik terpanas minggu ini di Paris: “Siapa pengganti Galliano?”.

Sebelumnya, pemberitaan didominasi mengenai siapa yang beruntung berkesempatan merancang bagi calon pengantin Pangeran William, Kate Middleton, hingga gaya pesta pernikahan yang akan dipilih Kate Moss pada Juni nanti.

Sementara rangkaian pekan mode yang terbentang dari New York hingga Paris, yang menunjukkan kecenderungan tren busana musim gugur dan musim dingin 2011/2012, justru hanya menjadi latar belakang.

Gairah pembahasan mengenai tren, kemajuan industri mode, hingga rencana para desainer dan rumah mode mendadak hilang. Para editor mode, jurnalis fashion, pengamat mode, bahkan narablog fashion lebih memilih membahas isu yang jauh lebih legit, Kate Middleton, Kate Moss, serta John Galliano dan spekulasi penggantinya di Christian Dior.

“Saya perhatikan brandbrand kecil dan desainer muda tidak terlalu diperhatikan pada pekan mode musim ini. Editor mode lebih memfokuskan perhatiannya pada isu yang lebih besar,seperti John Galliano dan Kate Middleton,” ungkap koresponden mode Newsweek Robin Givhan.

Padahal pekan mode adalah tempat di mana kita bisa melihat sejauh mana perkembangan mereka dalam berbisnis.

Givhan yang dulu merupakan editor mode utama bagi The Washington Post juga mengatakan, pemberitaan pekan mode sekarang ini juga berubah tipikal. Hanya para pelaku mode besar seperti Chanel, Dior, atau Louis Vuitton yang mendapat perhatian utama.

Sementara show-show kecil yang justru banyak melahirkan sisi-sisi baru dunia mode, luput dari perhatian. Mood gelap sendiri membayangi Paris Fashion Week, yang biasanya menutup musim pekan mode dengan rangkaian pertunjukan memikat.

Semua mata dan telinga berpusat pada perkembangan kabar terbaru mengenai Galliano yang dipecat oleh Dior akibat video dan kata-kata rasisnya saat mabuk. Mood tersebut bertambah muram dengan absennya direktur kreatif Balmain Christophe Balmain dari show-nya, yang dikabarkan tengah rehat dan memulihkan diri akibat kelelahan.

Absennya dua desainer bintang di panggung Paris tentu menimbulkan pertanyaan sendiri di benak para pengamat, apakah industri fashion memberikan tekanan yang tidak lagi bisa ditanggung para pelakunya? Suzy Menkes, kritikus mode International Herald Tribune mengatakan, banyak desainer yang “berjatuhan” dikarenakan industri yang terus berputar dalam kecepatan penuh tanpa ada waktu rehat.

Tidak hanya itu, Givhan juga berpendapat bahwa penyampaian berita instan melalui jejaring sosial atau mikrositus macam Facebook dan Twitter hanya akan memperkeruh keadaan.

“Di Twitter, yang terjadi bukanlah pemaparan secara jelas dari pihak-pihak yang bersangkutan, justru fakta dan rumor campur aduk yang bisa jadi memberikan kesan salah bagi masyarakat,” kata peraih Piala Pulitzer tersebut.

Lebih jauh Givhan mengungkapkan bahwa dengan adanya segala rumor yang simpang siur itu, masyarakat menjadi lupa akan mode itu sendiri. Pekan mode tidak lagi menjadi panggung inspirasi, melainkan wadah besar penyedia gosip juga media legal untuk “memasuki” kehidupan pribadi para desainer.

“Saya merindukan saat di mana pekan mode dipenuhi antisipasi, misteri mengenai apa yang akan dihadirkan para desainer. Kini semua tertutup rumor,” kata Givhan.

Kendati rumor “membombardir” pekan mode Paris,beberapa desainer masih bisa menyelamatkan fashion. Nicolas Ghesquire, Ricardo Tisci, Haider Ackermann, dan Sarah Burton sukses menyajikan koleksi yang mengagungkan fashion dan membuat para tamu undangan sejenak melupakan isu panas, gosip, dan rumor di luar panggung.

sumber : SINDO//nsa okezone

Read Also
Advertisement

Leave a Reply