Charly ‘ST12: Sayang Kalau Sejarah Dijual0 Comments

By ZonaSelebriti.com
Posted on 12 May 2010 at 5:19pm
Charly 'ST12

Charly 'ST12

Vokalis ST12 Charly menyayangkan pelelangan sebagian harta karun yang ditemukan di perairan utara Cirebon. Dia tak setuju harta karun itu dijual karena merupakan bagian dari sejarah.

“Aku enggak tahu aturannya seperti apa, tapi buat aku sayang kalau dijual. Buat Indonesia saja. Ini kan merupakan benda sejarah. Sayang banget lah,” kata Charly, di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (12/5/2010).

Charly yang asal Cirebon menganggap harta karun di kapal karam itu sebagai sesuatu yang luar biasa. Dia tak pernah menduga di laut tanah kelahirannya terdapat harta karun bersejarah.

“Harta karun itu luar biasa. Ternyata di Cirebon tersimpan harta karun yang luar biasa. Aku kaget juga kalau di dasar laut Cirebon ada harta karun yang menumpuk. Dari kecil enggak pernah dengar cerita harta karun di Cirebon, makanya aku kaget,” ungkapnya.

Pelantun lagu-lagu bergenre Melayu itu tahu betul tentang penemuan harta karun bersejarah di laut Cirebon karena memantau dari berita di televisi. Dia berharap semoga pemerintah bisa lebih arif dan bijaksana dalam memanfaatkan benda sejarah.

“Semoga kekayaan negara seperti ini tidak menjadi sesuatu yang negatif dan jadi ajang jual menjual. Semoga jadi manfaat yang baik. Aku juga bagian dari harta karun Cirebon nih,” kelakarnya.

Seperti diketahui, sebanyak 2.366 benda bersejarah berupa mangkok dan piring yang ditaksir bernilai Rp47 miliar ditemukan secara ilegal di dasar laut perairan Cirebon diamankan petugas Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cirebon, 29 Maret 2010.

Pemerintah Indonesia akan melakukan lelang melalui balai lelang Indonesia sekitar Desember mendatang di Amsterdam. Balai Lelang Indonesia (Balindo) akan bekerja sama dengan PT Paradikma Putera Sejahtera yang selama ini mendapatkan izin untuk mencari harta karun di Cirebon tersebut.

Harta karun yang diperkirakan bernilai US$20 juta itu tidak semuanya dilelang karena sebagian akan disimpan di museum. (ang)

sumber:  Elang Riki Yanuar – Okezone

Read Also
Advertisement

Leave a Reply