Girl Power, Nadya Fathira Berani Tampil Beda0 Comments

By ZonaSelebriti.com
Posted on 17 May 2010 at 8:26am
Nadya Fathira

Nadya Fathira

Penampilannya sekilas mengingatkan kepada Avril Lavigne. Rambut lurus panjang dan tak pernah lepas dari gitar. Dialah Nadya Fathira, cewek kelahiran Makassar ini memantapkan diri bersolo karir.

Nadya siap menjajal industri musik Indonesia yang kini ramai diserbu musisi baru. Meski tren saat ini adalah musik bergenre melayu, tapi Nadya tak takut harus tampil dengan genre musik berbeda, pop rock teenlit.

Tema cinta dan patah hati masih menghiasi lirik lagunya. Meskipun sebenarnya, lirik yang ditulis sendiri oleh cewek 24 tahun ini berisi barisan kata-kata yang sangat universal.

“Go Away, bercerita tentang cewek yang diputus pacarnya. Dan saat pacarnya meminta kembali lagi, dia sudah tidak lagi menginginkannya,” cerita Nadya saat berbincang di redaksi Seputar Indonesia, belum lama ini.

Dari lagu inilah,  dia ingin menunjukkan bahwa perempuan tidak perlu sedih berkepanjangan hanya gara-gara patah hati. “Kalau patah hati, ya enggak usah menye-menye,” tutur cewek lulusan Universitas Padjajaran ini.

Ketertarikan pada musik dimulai sejak Nadya berusia 6 tahun. Dia sering tampil di berbagai ajang musik amatiran. Bahkan pada SMP dan SMA sudah mulai ngeband. Terlebih saat kuliah, dia bersama teman-teman membentuk band ‘Inspirational Joni’ yang ternyata mampu membawa mereka tampil ke Negeri Jiran Malaysia.

Nadya mengatakan keputusan pisah dari band yang telah menenggelamkannya ke musik membuatnya dilema. “Di saat inilah, aku menciptakan lagu Dilema. Memang saat itu aku sedang dilema untuk memilih tetap ngeband atau solo karir,” kata dia.

Keputusan bersolo karir memang diambil dengan penuh risiko. Nadya pun menawarkan demo yang awalnya sengaja menciptakan musik yang sedang pasaran. Tak dinyana, sang produser malah tertarik melihatnya untuk membawakan lagu pop rock seperti Kelly Clarkson. Nadya pun mengaku menyambut baik tawaran, karena dia tidak perlu mengubah musiknya.

“Materi lagu sudah ada. Sudah ada beberapa lagu yang pernah saya ciptakan dan beberapanya ada lagu baru,” tukasnya.

Nadya terbilang berani meluncurkan album di saat musisi lain mengandalkan single sebelum meluncurkan album. Saat ini tren musik lebih kepada peluncuran single dan penjualan RBT (ring back tone). Pasalnya, penjualan fisik CD diakui sangat berat, apalagi kalau bukan karena pembajakan.

Dengan idealismenya, eks penulis majalah remaja ini berharap lagu-lagu yang diciptakannya sendiri sesuai suasana hati ini dapat mewakili perempuan-perempuan yang mencari lirik lagu penyemangat. “Aku jarang mendengarkan lagu-lagu yang sedang hits, jadi kalau aku menciptakan lagu, ya dari hatiku saja,” ungkapnya.
(nov)

sumber:  Novi Muharrami – Okezone

Read Also
Advertisement

Leave a Reply