Jason Mraz: Akhiri Perbudakan!0 Comments

By ZonaSelebriti.com
Posted on 13 Jun 2010 at 9:50pm
Jason Mraz

Jason Mraz

Sementara Shakira, The Black Eyed Peas, dan sejumlah artis musik top dunia yang lain berada di Afrika untuk mendukung konser akbar pada 10 Juni lalu menjelang pembukaan Piala Dunia 2010 di Orlando Stadium, Soweto, Johannesburg (Afrika Selatan), Jason Mraz (31) berkunjung ke bagian lain dari benua tersebut untuk alasan lain, yaitu membantu membebaskan para budak.

Vokalis peraih penghargaan Grammy ini sempat lima hari berada di Ghana dalam minggu ini bersama Free the Slaves, sebuah organisasi nirlaba yang memiliki misi mengakhiri perbudakan di seluruh dunia. Mraz mengadakan perjalanan di sana dengan James Kofi Annan, mantan budak anak yang pernah bekerja di kapal-kapal penangkapan ikan dan menjadi budak selama tujuh tahun.

Annan mendirikan Challenging Heights, sebuah sekolah di Winneba, Ghana, di mana banyak pelajarnya merupakan mantan budak. Ketika Mraz berkunjung ke sekolah itu, anak-anak tersebut menyajikan lagu-lagu untuk Mraz. Mraz juga pergi ke sebuah pusat penampungan budak anak yang terselamatkan di Atebubu dan ke Danau Volta, tempat banyak budak anak bekerja.

Keterangan itu disampaikan oleh Peggy Callahan, yang ikut mendirikan dan merupakan produser eksekutif Challenging Heights. Callahan mengatakan, ia bertemu Mraz melalui seorang temannya yang juga berkawan dengan Mraz dan sang teman mengusulkan Mraz untuk pergi ke Ghana bersamanya.

“Gerakan untuk mengakhiri perbudakan betul-betul membutuhkan lebih lagi suara, tapi mereka membutuhkan suara-suara yang otentik, orang-orang yang sungguh-sungguh peduli mengenai sebuah masalah,” ucap Callahan. “Dan, Jason merupakan salah satu dari orang-orang itu, dan ia mau menghabiskan waktu untuk mencari tahu,” sambungnya.

Pemilik album We Sing. We Dance. We Steal Things (2008) ini merupakan selebritas pertama yang ambil bagian langsung dalam organisasi tersebut. (AP/ATI)

sumber: KOMPAS.COM

Read Also
Advertisement

Leave a Reply