Polisi Tolak Izin Konser Slank0 Comments

By ZonaSelebriti.com
Posted on 23 Dec 2009 at 3:01pm
Slank

Slank

Konser Slank yang rencananya akan digelar di Pekan Raya Jakarta (PRJ) pada hari Sabtu, 26 Desember 2009 mendatang gagal dilaksanakan karena tidak mendapat izin dari pihak kepolisian.

Massto dari pihak manajemen Slank yang dihubungi VIVAnews, Selasa, 26 Desember 2009, membenarkan soal pembatalan lantaran tidak terbitnya surat ijin itu.

Menurut Massto, PRJ merupakan tempat ketiga yang tidak diijinkan oleh pihak aparat kepolisian. “Awalnya kita mau konser di Tangerang, tapi nggak dibolehin, lalu pindah ke Bekasi, tapi nggak dikasih juga. Terakhir ke PRJ, dan sudah hampir bisa, tapi akhirnya pihak aparat lagi-lagi tidak mengijinkan,” ujarnya.

Kepolisian, kata Massto, tidak memberi ijin dengan alasan keamanan dan adanya Operasi Lilin yang akan diadakan tanggal 23 Desember sampai 2 Januari 2010 di seluruh Jabotabek.

Slank adalah group musik yang  sudah jadi ikon pemberantasan korupsi di Indonesia.  Awal November lalu, group musik ini tampil dalam acara Minggu Bersih Indonesia Sehat. Aksi ini dipelopori oleh CICAK (Cinta Indonesia Cinta KPK).

Kelompok CICAK itu adalah barisan pembela Bibit Samad Ryanto dan Chandra M Hamzah, dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dijadikan tersangka oleh polisi dalam kasus dugaan suap PT Masaro.Keduanya kemudian bebas,karena tidak cukup bukti.

Istilah CICAK itu dipopulerkan oleh Komjen Susno Duadji, yang saat kasus ini berlangsung, menjabat sebagai Kepala Reserse Kriminal Mabes Polri.

Selain menyebut KPK adalah Cicak, Susno menyebut polisi sebagai Buaya. Perang Buaya versus Cicak ini merebak sepanjang Oktober-November 2009.

Dan Slank, kelompok musik yang getol kampanye anti korupsi, ikut kampanye para Cicak itu.

Kisah kepedulian Group Slank pada pemberantasan korupsi sudah dimulai semenjak tahun 2006. Saat itu wakil dari KPK menemui kelompok musik ini dan meminta mereka menjadi ikon pemberantasan korupsi.

Tawaran itu disambut anak-anak muda ini. Dan semenjak itu mereka selalu berdendang pada kampanye anti korupsi.

Kepala Kepolisian Jakarta Pusat, Komisaris Besar (Kombes) Hamidin, saat dikonfirmasi VIVANews sedang sibuk menanggangi  bencana bangunan roboh di Tanah Abang. ” Saya belum bisa kasih keterangan, saya masih sibuk di Tanah Abang,”katanya.

vivanews

Read Also
Advertisement

Leave a Reply