Sutradara Avatar Lobi NASA Filmkan Mars0 Comments

By ZonaSelebriti.com
Posted on 02 May 2010 at 6:54pm
James Cameron

James Cameron

Setelah sukses dengan film Avatar, sutradara James Cameron kini berambisi menfilmkan Planet Mars. Namun, bukan planet hasil rekayasa komputer seperti yang terjadi pada Pandora, sebuah bulan dalam sistem tata surya Alpha Centauri dalam film fiksi ilmiah Avatar. Sutradara Kanada tersebut menginginkan gambar-gambar asli Planet Mars.

Demi ambisi tersebut, Cameron melobi Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) untuk menempatkan sebuah kamera 3-D dalam misi NASA ke planet merah Mars tahun depan. Tahun 2011, NASA akan meluncurkan pesawat penjelajah ke Mars, yang tentu saja, akibat bujukan Cameron, akan membawa sebuah kamera 3-D di atas antena pesawat penjelajah Curiosity.

Cameron yakin bahwa kapabilitas kamera 3-D yang telah menimbulkan revolusi industri sinema itu akan menarik minat dan perhatian masyarakat pada pekerjaan Curiosity. “Ini adalah misi yang sangat ambisius, misi yang sangat menarik perhatian,” kata Cameron menurut Pasadena Star-News, seperti dikutip dari Space.com, Jumat 30 April 2010.

“Para ilmuwan akan menjawab banyak sekali pertanyaan penting mengenai kelayakan Mars untuk menjadi tempat tinggal manusia,” lanjutnya.

Cameron berbicara dalam sebuah acara di  California Institute of Technology (Caltech), yang berada di dekat Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA di Pasadena, AS, di mana pesawat penjelajah Curiosity sedang dirakit.

Sutradara film Titanic tersebut melobi NASA untuk menyertakan kamera 3-D dalam misi Curiosity setelah JPL pada 2007 menunda rencana keberangkatan pesawat sejenis sebagai kompensasi atas misi senilai US$ 2,3 miliar yang melebihi anggaran dan tidak sesuai jadwal.

Januari lalu, Cameron bertemu kepala NASA, Charles Bolden, dan berhasil meyakinkan Bolden dan juga NASA untuk membeli kamera 3-D bagi Curiosity. Kamera tersebut akan menggantikan kamera tanpa kapasitas 3-D yang sudah tersedia dan telah dikirimkan ke JPL bulan April. Meski tim Curiosity tidak yakin kamera 3-D itu akan selesai tepat waktu, mereka memperkirakan kamera bisa menangkap gambar Mars sebanyak 10 frame per detik.

“Kita bisa ambil gambar dan video awan bergerak di langit atau debu di langit,” kata Joy Crisp, ilmuwan proyek JPL untuk Mars Science Laboratory, nama resmi untuk proyek pesawat penjelajah tersebut. “Sembari ‘menyetir’, kita bisa membuat video,” katanya. Sekarang, semua urusan tinggal diserahkan pada Malin Space Science Systems, perusahaan di San Diego yang bertugas merakit beberapa kamera Curiosity. (umi)

sumber:  Umi Kalsum, Harriska Farida Adiati• VIVAnews

Read Also
Advertisement

Leave a Reply